Tel: (0361) 723969    Email: sekr-btikk@bppt.go.id

keramik
Keramik pada awalnya berasal dari bahasa Yunani keramikos yang artinya suatu bentuk dari tanah liat yang telah mengalami proses pemba- karan.

Kamus dan ensiklopedia tahun 1950-an mendefinisi- kan keramik sebagai suatu hasil seni dan teknologi untuk dapat menghasilkan barang dari tanah liat yang dibakar, seperti gerabah, genteng, porselin dan sebagainya. Tetapi saat ini tidak semua keramik berasal dari tanah liat. Definisi pengertian keramik terbaru mencakup semua bahan bukan logam dan anorganik yang berbentuk padat. (Yusuf, 1998:2).

Umumnya senyawa keramik lebih stabil dalam lingkungan termal dan kimia dibandingkan elemennya. Bahan baku keramik yang umum dipakai adalah felspard, ball clay, kwarsa, kaolin, dan air. Sifat keramik sangat ditentukan oleh struktur kristal, komposisi kimia dan mineral bawaannya. Oleh karena itu sifat keramik juga tergantung pada lingkungan geologi dimana bahan diperoleh. Secara umum strukturnya sangat rumit dengan sedikit elektron-elektron bebas.

Kurangnya beberapa elektron bebas keramik membuat sebagian besar bahan keramik secara kelistrikan bukan merupakan konduktor dan juga menjadi konduktor panas yang jelek. Di samping itu keramik mempunyai sifat rapuh, keras, dan kaku. Keramik secara umum mempunyai kekuatan tekan lebih baik dibanding kekuatan tariknya.

Klasifikasi Keramik

Pada prinsipnya keramik terbagi atas:

Keramik tradisional

Keramik tradisional yaitu keramik yang dibuat dengan menggunakan bahan alam, seperti kuarsa, kaolin, dll. Yang termasuk keramik ini adalah: barang pecah belah (dinnerware), keperluan rumah tangga (tile, bricks), dan untuk industri (refractory).

Keramik halus

Fine ceramics (keramik modern atau biasa disebut keramik teknik, advanced ceramic, engineering ceramic, techical ceramic) adalah keramik yang dibuat dengan menggunakan oksida-oksida logam atau logam, seperti: oksida logam (Al2O3, ZrO2, MgO,dll). Penggunaannya: elemen pemanas, semikonduktor, komponen turbin, dan pada bidang medis. (Joelianingsih, 2004)

Sifat Keramik

sifat yang umum dan mudah dilihat secara fisik pada kebanyakan jenis keramik adalah britle atau rapuh, hal ini dapat kita lihat pada keramik jenis tradisional seperti barang pecah belah, gelas, kendi, gerabah dan sebagainya, coba jatuhkan piring yang terbuat dari keramik bandingkan dengan piring dari logam, pasti keramik mudah pecah, walaupun sifat ini tidak berlaku pada jenis keramik tertentu, terutama jenis keramik hasil sintering, dan campuran sintering antara keramik dengan logam. sifat lainya adalah tahan suhu tinggi, sebagai contoh keramik tradisional yang terdiri dari clay, flint dan feldfar tahan sampai dengan suhu 1200 C, keramik engineering seperti keramik oksida mampu tahan sampai dengan suhu 2000 C. kekuatan tekan tinggi, sifat ini merupakan salah satu faktor yang membuat penelitian tentang keramik terus berkembang.

 

 

SELAYANG PANDANG KERAMIK

keramik2

BAHAN BAKU KERAMIK : Clay (ball clays) Secara umum bahan Kaolin (china clay) baku utama untuk Bentonit pembuatan keramik berupa mineral. Oksida Felspar anorganik dan sebagian Piropilit oksida logam Silika Diperlukan pengolahan awal pada setiap bahan baku diantaranya benefisiasi.

· KERAMIK : adalah berbagai produk industri kimia yang dihasilkan dari pengolahan tambang seperti clay, feldspar, pasir silika dan kaolin melalui tahapan pembakaran dengan suhu Industri keramik yang terdiri dari ubin (tile), saniter, perangkat rumah tangga (tableware), genteng telah memberikan kontribusi signifikan dalam mendukung pembangunan nasional melalui penyediaan kebutuhan domestik, perolehan devisa dan penyerapan tenaga kerja.

·KAPASITAS : Saat ini kapasitas industri keramik tile mencapai 327 juta m2, keramik saniter 4,6 juta pcs dan keramik tableware 268 juta pcs, sehingga untuk keramik telah menempatkan Indonesia sebagai produsen keramik terbesar dunia setelah China, Italy, Spanyol, Turki dan Brazil.

·KARAKTERISTIK INDUSTRI KERAMIK : Penggunaan bahan baku tambang, Padat karya, Padat energi, meliputi : yang tidak dapat diperbaharui.

·KELOMPOK INDUSTRI KERAMIK HULU : Meliputi Industri bahan baku keramik seperti tanah liat, kaolin, feldspar, pasir kuarsa, zirkon Bahan Baku dan Sumber Deposit Bahan Baku Bahan baku dan penolong yang masih di impor sebagian besar dari China seperti feldspar, glazur / fritz, China Stone dan zat pewarna Kelompok industri antara (pigmen). Meliputi bahan baku body keramik, bahan pewarna, frits dan glasir

·KELOMPOK INDUSTRI KERAMIK HILIR : Meliputi industri barang jadi keramik seperti perlengkapan rumah tangga dari porselin, bahan bangunan dari porselin, alat laboratorium dan alat listrik/teknik dari porselen, barang untuk keperluan laboratorium kimia dan kesehatan dari porselin serta barang-barang lainnya dari porselin.

·SUMBER CADANGAN BAHAN BAKU : Jenis Bahan Lokasi Cadangan (Ton) Feldspar Pangaribuan Sumut 400 ribu Lampung 12,5 juta m3 Banjarnegara Jabar 642 ribu Tulung Agung 40 ribu Clay Lampung 10 juta Monterado, Kalbar 250 ribu Kaolin Bangka 7 juta Belitung 6 jutaToseki Pacitan, Jatim 5 Juta m3

·PENGELOMPOKAN PRODUK KERAMIK : 1.Keramik ubin / tile: Ubin lantai, ubin perapian, atau ubin dinding 2.Keramik Saniter: Bak Cuci, wastafel, bak mandi, kloset, tangki air, pembilasan dan perelngkapan saniter semacam itu dari keramik, porselein atau tanah lempung china. 3 Keramik table ware: Perangkat makan, perangkat dapur, dan perelngkapan rumah tangga lainnya.

· Keramik termasuk dalam kategori thermoset yaitu suatu benda yang telah mengalami pemanasan dan pendinginan kembali tidak dapat berubah lagi kebentuk asalnya. Berdasarkan fungsi dan strukturnya produk keramik dapat dikelompokkan menjadi 2 (dua) jenis yaitu keramik konvensional dan keramik maju.

·KERAMIK KONVENSIONAL : menggunakan bahan konvensional bahan alam fasa amorf (dengan atau tanpa Keramik konvensional dapat dibagi diolah. dalam 2 • Industri keramik berat (dua) golongan maing – masing : terdiri dari • refraktori, mortar, abrasive dan industri semen Industri keramik halus yang terdiri dari industri gerabah/keramik hias, porselen lantai dan dinding (tile), saniter, tableware dan isolator listrik.

·KERAMIK MAJU : Keramik maju dikenal juga advanced ceramics menggunakan bahan baku artifikal murni yang mempunyai fasa kristalin. Beberapa jenis industri keramik maju antara lain : • Zirkonia dan silikon, seperti untuk kebutuhan otomotif (blok mesin, gear, mata pisau dan gunting • Barium titanat untuk industri elektronika (kapasitor dan gunting) • Keramik nitrid oksida (zirkon nitride, magnesium nitride, cilikon karbida) digunakan untuk high technologi, cutting tools, komponen mesin, alat ekstraksi dan pengolahan logam • Fiber optic di industri telekomunikasi, penerangan, gedung pencakar langit dan tenaga surya

·CLAY MINERALS Al2Si2O5(OH)4.2H2OKaolinit merupakanpembentuk utama pada :China clay, ball clay, dan fire clay.Struktur dasarnya ikatan atom Si – O dan atom Al – O dinamakan gibsit atau lapisan oktahedral.

· STRUKTUR SENYAWA KAOLIN Al2Si2O5(OH)4 Lapisan komposit yang membentuk enam sisi, mempunyai muatan positif dan negatif yang harganya harus nol. Al23+ Si24+ O52- (OH)4- 6 + 8 - 10 - 4 =0 sebagai rumus dasar pada semua mineral kaolin.

·Mineral Pyrophylite Al2Si4O10(OH)2 Jika mengandung magnesia atau lapisan brucite, Mg(OH)2 bila memadat dengan lapisan silika senyawanya menjadi Mg3Si4O10(OH)2 senyawa ini dinamakan talk. Dapat pula bersenyawa dengan ion-ion Mg2+, Fe2+, Fe3+, Li+Misalnya setiap ion dalam segi enam oleh Mg: (Al1,67Mg0,33)Si4O10(OH)2

· Dalam senyawa monmorilonit biasanya mengandung unsur Na, sehingga rumus senyawanya menjadi: Na+0,33[Al1,673+Mg2+0,33] Si44+ O102-(OH)2- 0,33 + 5,0 + 0,67 + 16 - 20 - 2 =0

·SIFAT FISIK MINERAL CLAY : Terdiri dari nakrit, dickit, dan kaolinit ukurannya sangat kecil bentuknya plat kristal heksagonal. Diameternya berukuran antara 0,1 µ - 2µ, ukuran terbesar dapat mencapai 20 µ.Karena ukuran kecil ini menjadikan kaolin cukup keras dan tidak mudah pecah secara mekanik.Ukuran harus dibedakan : diameter, grain, dan mesh.

· Monmorilonit: tipis, kristal datar, bentuknya sulit dilihat walau dengan mikroskop elektron. Diameternya antara 0,01 – 2,0 µ Karena inilah partikel clay memberikan sifat plastis. Illit, partikelnya sangat halus dengan ukuran 0,05 µ, sifat palstis, dan kerefraktoriannya rendah.

· Mineral kaolin (nakrit, dickit dan kaolinit). bila dipanaskan atau dibakar: - kehilangan air dan mineral hidrat, pada suhu 450oC Al2Si2O5(OH)4 450 C Al2Si2O7 + 2H2O Kaolinit Meta kaolinJika pemanasan berlanjut misalnya sampai dengan 1000oC akan memberikan perubahan yang kompleks.

· Pada suhu 1000oC menghasilkan senyawa mullit dan bebas silika. 3Al2Si2O7 1000oC Al6Si2O13 + 4SiO2 Meta kaolin Mullit silika

·BALL : Adalah endapan sedimen CLAYS yang menumpuk pada jaman Eocene dan Oligocene. Dinamakan ball clays karena pada proses penambangan membentuk blok atau bola- Claybola. dapat juga berfungsi sebagai flokulan, deflokulan, penjerap.

·KAOLIN pula sebagai China clay, bahan baku yang mendominasi atau persentase paling besar. Kaolin terdiri dari mineral utama: - kaolinit, halloysite, anauxite dan dickite - mineral aksesoris: muscovite, ilmenite, limonite, dllRumus kimia kaolin :Al2O32SiO22H2O, denganAl2O3 = 39,8%; SiO2= 46,3%; H2O= 13,9%

 

·

 

Statistik Pengunjung

4.png0.png2.png8.png4.png
Today45
Yesterday73
This week189
This month708
Total40284

Hubungi Kami

Jl. By Pass Ngurah Rai, Suwung Kauh, Tanah Kilap
Denpasar Selatan - Bali Indonesia

Tel: (0361)-723969

Fax: (0361)-723867

Web: btikk.bppt.go.id